Pengaruh aktifitas fisik terhadap kadar gula darah pada remaja di SMKN 1 Palangka Raya

Eristamiani, Eristamiani (2019) Pengaruh aktifitas fisik terhadap kadar gula darah pada remaja di SMKN 1 Palangka Raya. Skripsi, PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

[img] Text
Manuskrip Eristamiani-converted.pdf

Download (209kB)

Abstract

Latar belakang dan masalah penelitian adalah dimana kelebihan kadar gula dalam darah merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit diabetes melitus. Kadar gula darah yang tinggi dan tidak dapat terkontrol dalam jangka waktu yang lama pada penderita diabetes melitus dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti kerusakan serta kegagalan berbagai jaringan dan organ pada tubuh. Aktifitas fisik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan kadar gula darah karena pada saat tubuh bergerak, maka akan terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar tubuh oleh otot yang aktif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai kadar gula darah sebelum dan sesudah dilakukan aktifitas fisik berlari dan juga untuk mengetahui perbedaan nilai kadar gula darah setalah dilakukan aktifitas fisik berlari pada remaja di SMKN 1 Palangka Raya. Metodologi penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design serta menggunakan uji paried t test. Hasil penelitian yang dilakukan pada remaja di SMKN 1 Palangka Raya yaitu dari subyek sebanyak 42 orang terdapat responden laki-laki sebanyak 30 orang dan sebanyak 12 orang perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari aktifitas fisik berlari terhadap kadar gula darah dengan nilai p < 0,001 dimana adanya penurunan glukosa darah dari rata-rata 95,33 mg/dL sebelum aktivitas fisik menjadi 86,64 mg/dL setelah melakukan aktivitas fisik, yang berarti terjadi penurunan yang signifikan. Kesimpulan yang didapatkan adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar glukosa darah remaja di SMKN 1 Palangka Raya sebelum dan sesudah melakukan aktivitas fisik berlari. Saran yang diberikan peneliti untuk penelitian selanjutnya adalah pada rentan usia 15-18 tahun dengan cara dan sarana serta variabel berbeda seperti aktifitas fisik seharai-hari dengan kadar gula darah pada remaja sangat dibutuhkan sehingga dapat lebih memperjelas pengaruh aktifitas fisik pada kesehatan. Untuk penderita dabetes berlari santai yang dapat diterapkan secara teratur, sehingga kadar gula darah dapat dikontrol dan tidak menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Kata Kunci: kadar glukosa darah, aktivitas fisik

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kadar glukosa darah, aktivitas fisik
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases > 111819 Endocrine System Diseases
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases > 111819 Endocrine System Diseases > 11181903 Diabetes Mellitus
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma IV Keperawatan
Supervisor: Natalansyah, Natalansyah and Aden, Christine and Rikiy, Rikiy
Depositing User: Titi Novianty
Date Deposited: 13 Jul 2020 22:37
Last Modified: 28 Nov 2022 03:08
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/604

Actions (login required)

View Item View Item