Faktor-faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita

Puspita, Riana (2021) Faktor-faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Karya Tulis Ilmiah, PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

[img] Text
KARYA TULIS ILMIAH RIA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Penyakit diare merupakan penyakit yang sering terjadi dan yang sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan jumlah pasien paling banyak dalam rentang waktu yang singkat. Balita memiliki risiko paling tinggi terpapar penyakit diare, dikarenakan bagian organ dalam terutama usus pada balita merupakan bagian yang mudah terinfeksi bakteri seperti bakteri. Dari data nasional angka kematian balita mencapai 100.000 jiwa di Indonesia setiap tahunnya. Artinya dalam setiap satu jam ada 11 balita meninggal di Indonesia

Tujuan Penelitian : Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang menjadi penyebab penyakit diare pada balita.

Metode Penelitian : Pada penelitian ini digunakan metode literature review, serta strategi pencarian pada penelitian ini yaitu menggunakan format kerangka PICOS, dan pencarian artikel meggunakan google scholar

Hasil Penelitian : Dari Kejadian diare pada balita yang disebabkan oleh sarana air bersih tidak memenuhi syarat pada penelitian artikel pertama menunjukkan sebanyak 49(70,0%), pada artikel penelitian kedua menunjukkan sebanyak 17(21,25%), pada penelitian artikel ketiga menunjukkan sebanyak 17 (22,4%) mengalami diare. Kejadian diare pada balita yang disebabkan oleh jamban tidak memenuhi syarat pada penelitian artikel pertama menunjukkan sebanyak 26(76,5%), pada penelitian artikel kedua menunjukkan sebanyak 16(1,66%), pada artikel ketiga menunjukkan sebanyak 20 (26,3%) mengalami diare. Kejadian diare pada balita yang disebabkan oleh SPAL tidak memenuhi syarat pada artikel penelitian pertama menunjukkan sebanyak 53 (67,1%), pada artikel penelitian kedua menunjukkan sebanyak 17(21,25%), pada penelitian artikel ketiga menunjukkan sebanyak19 (53,9%) mengalami diare.

Kesimpulan : Kejadian diare yang menyerang balita merupakan kejadian yang terjadi akibat dari faktor lingkungan yang sanitasi dasarnya tidak dijaga yaitu penggunaan sarana air bersih, jamban dan SPAL yang tidak memenuhi syarat dan standar kesehatan.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: Faktor, Lingkungan, Diare
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111704 Community Child Health
13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1101 Medical Biochemistry and Metabolomics
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services
13 EDUCATION > 1399 Other Education
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan
Supervisor: Kasuma, Wijaya Atmaja
Depositing User: Riana Puspita
Date Deposited: 22 Jun 2022 04:43
Last Modified: 22 Jun 2022 04:43
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1997

Actions (login required)

View Item View Item