Perbandingan Perawatan Tali Pusat Terbuka Dan Tertutup Terhadap Lama Lepasnya Tali Pusat Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Kayon

Ermayani, Ermayani (2019) Perbandingan Perawatan Tali Pusat Terbuka Dan Tertutup Terhadap Lama Lepasnya Tali Pusat Di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Kayon. Skripsi, PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKARAYA.

[img] Text
ERMAYANI SKRIPSI PDF FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Salah satu penyebab utama kematian bayi adalah tetanus neonatorum dan infeksi tali pusat. Dimana kesakitan dan kematian bayi secara terus menerus terjadi diberbagai Negara yang diakibatkan hal ini. Setiap tahunnya sekitar 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan perawatan tali pusat terbuka dan tertutup terhadap lama lepasnya tali pusat di PBM Wilayah Kerja Puskesmas Kayon Desain yang digunakan pada penelitian adalah Quasi Eksperiment dengan menggunakan rancangan Non Equivalent Control Group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang tercatat di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Kayon dan besar sampel masing-masing sebanyak 14 orang. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Chi-Square Hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0.018 berarti nilai p value < alpha (0.05), artinya ada pengaruh yang signifikan antara perawatan tali pusat terbukadan tertutup terhadap lama lepasnya tali pusat. Oleh karena itu, tenaga kesehatan agar dapat merubah metode perawatan tali pusat menjadi perawatan terbuka dengan tetap menerapkan prinsip bersih, kering dan terbuka agar tali pusat bayi terhindar dari infeksi. Serta instansi kesehatan wajib memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai perawatan tali pusat terbuka.

One of the main causes of infant mortality is neonatorum infection and central infection. Where continuous infant pain and death occur in various countries caused by this. Every year around 500,000 babies die from neonatal tetanus and 460,000 die from bacterial infections. The purpose of this study was to study the treatment of open and closed umbilical cord to the umbilical cord in Independent practice of midwivesWorking Area of Kayon Health Center The design used in the study was Quasi Experiment using a Non Equivalent Control Group design. The population in this study were newborns collected in the PMB of the Kayon Community Health Center and a large sample of 14 people each. The statistical test used in this study is the Chi-Square test The statistical test results obtained p value = 0.018 the average value of p <alpha (0.05), meaning that there is a significant difference between the maintenance of open cord and closed to the rope off the center. Therefore, health workers can change the cord care method to open treatment with the principles of staying clean, dry and rope so that the baby's center is protected from infection. As well as health institutions must have a Standard Operating Procedure regarding open cord care.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perawatan terbuka, tali pusat
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111007 Nursing Theory
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111009 Nursing Research
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Supervisor: Resmaniasih, Ketut and Natalina, Riny
Depositing User: Akreditasi Kebidanan
Date Deposited: 03 Dec 2021 10:55
Last Modified: 03 Dec 2021 11:00
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1685

Actions (login required)

View Item View Item