Hubunganpreeklamsia dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah di RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya

Dewi, Noni Friska (2020) Hubunganpreeklamsia dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah di RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Skripsi, PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKARAYA.

[img] Text
Noni Friska Dewi-Skripsi-STr.KEB.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

kehamilan disertai dengan proteinuria (Prawiroharjo, 2013). Preeklamsia dapat dideskripsikan sebagai kondisi yang tidak dapat diprediksi dan progresi serta berpotensi mengakibatkan disfungsi dan gagal multi-organ yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan berdampak negatif pada lingkungan janin. Serta menjadi salah satu faktor ibu yang berperan menjadi faktor resiko terjadinya BBLR. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara Preeklamsia dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Metode : Penelitian ini menggunakan Desain PenelitianObservational Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak80 sampel yang diambil dari data sekunder dan kemudian dianalisa menggunakan uji Chi-square. Hasil : Dari sampel 80 sampel, ibu dengan preekalmsia ringan mengalami BBLR sebanyak 12 kasus, dan pada preeklamsia berat terdapat 35 kasus, sedangkan pada bayi yang tidak BBLR terdapat ibu dengan preekalmsia ringan sebanyak 16 kasus dan preeklamsia berat 17 kasus. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan metode chi-square dengan tingkat kemaknaan sebesar 0,05 (α = 5%), diperoleh nilai p value adalah 0,034(p<0,05),Kesimpulan : Ada hubungan antara Preeklampsia Dengan Bayi Berat Lahir Rendahdi RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya berdasarkan uji statistik chi-square diperoleh p=0,034< α=0,05.

Background: Preeclampsia is anhypertension with proteinuria condition after 20 weeks of pregnancy (Prawiroharjo, 2013). It is unpredictable and progressive condition whichcause a multi-organ dysfunction and failure. This condition can interfere maternal health and cause negative impact for the fetal. Furthermore, preeclampsia is one of any risk factors forLow Birth Weight Babies (LBW)from maternal side. Objective: This research tried to find out the relationship between preeclampsia and Low Birth Weight Babies (LBW) in RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Method: This research used an Observational Analytic Research Design with a Cross Sectional approach. It took 80 samples which taken from secondary data and analyzed with the Chi-square test. Results: From the80 samples, mother with mild preeclampsia experienced LBW in 12 cases and 35 LBW cases faced by mothers with severe preeclampsia. Meanwhile, there were 16 mothers of mild preeclampsia and 17 mother of severe preeclampsia which birth non LBW cases. The hypothesis test with the chi-square method with a significance level of 0.05 (α = 5%), and the result of the p value is 0.034 (p <0.05). Conclusion: There is a relationship between preeclampsia and Low Birth Weight Babies (LBW) In Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya based on chi-square statistical test resulted p = 0.034 <α = 0.05.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: preeklampsia, faktor resiko, BBLR
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1101 Medical Biochemistry and Metabolomics > 110104 Medical Biochemistry - Lipids
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1101 Medical Biochemistry and Metabolomics
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing
Supervisor: Meyasa, Lola and Hatini, Erina Eka
Depositing User: Akreditasi Kebidanan
Date Deposited: 03 Dec 2021 05:53
Last Modified: 03 Dec 2021 05:53
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1648

Actions (login required)

View Item View Item