Hubungan kandungan zat besi pada sarapan pagi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Karsa Mulya Palangka Raya

Astutiningsih, Eva (2020) Hubungan kandungan zat besi pada sarapan pagi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Skripsi, PRODI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN, POLTEKES KEMENKES PALANGKARAYA.

[img] Text
Eva Astutiningsih-skripsi-STr.Keb-2020-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunya produktivitas kerja ataupun kemampuan akademis sekolah, karena tidak adanya gairah belajar dan konsentrasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kandungan zat besi pada sarapan pagi dengan kejadian anemia pada remaja putri di smk karsa mulya palangka raya.Metodelogi Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan bersifat observasi analitik adalah dengan pendekatan cross -sectional study dengan menggunakan data primer dan tekhnik pengambilan sampling Purposive Sampling. Hasil: Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 83 orang didapatkan karakteristik 62 (74,7 %) pendidikan orang tua siswi ada terbanyak dijenjang SMP dan SMA,jenjang pendidikan SD 13 (15,7 %) orang, 8 (9,6 %) orang ada dijenjang pendidikan sarjana, 79 ( 95,2 %) orang memiliki siklus menstruasi normal dan sebanyak 4 (4,8 % ) orang memiliki siklus menstruasi tidak normal, 77 ( 92,8% ) orang siswa yang kandungan zat besi dalam sarapannya tidak memenuhi kebutuhan,dan sebanyak 6 ( 7,2 %) orang siswa yang kandungan zat besi dalam sarapannya memenuhi, 65 orang ( 61,9 % ) yang mengalami anemia,dan sebanyak 18 orang ( 17,1% ) yang tidak mengalami anemia. Kesimpulan ada hubungan kandungan zat besi dalam sarapan dengan kejadian anemia pada remaja putri di Smk Karsa Mulya Palangka Raya didapat siqnifikan nilai P ( value ) 0,000.Diharapakan kedepannya remaja dapat mengubah pola dan perbaiki gizi sarapannya.

Background: Anemia in teenage girls can affect both labor productivity and school academic performance, because of a lack of learning and concentration. The purpose of this study is to identify the corelation between the iron content of breakfast and the incidence of anemia in teenage girls in SMK karsa palangkaraya. Research methodology: the type of research used is analytic observation is with a cross-sectional study approach using primary data and a Purposive Sampling) Results: The number of respondents in this study were 83 people obtained with the characteristics of 62 (74.7%) higher education among students' parents is the highest level and high school, elementary school education 13 (15,7 %) people, 8 (9,6 %) people are at the undergraduate level, 79 (95.2%) people have normal menstrual cycles and as many as 4 (4.8%) people have abnormal menstrual cycles, 77 (92.8%) students whose iron content in their breakfast did not meet their needs, and as many as 6 (7.2%) students whose iron content in their breakfast fulfilled, 65 people (61.9%) who had anemia, and 18 people (17.1%) who did not have anemia. Conclusion: there is a corelation between iron content in breakfast with the incidence of anemia in young women in Smk Karsa Mulya Palangka Raya, obtained a significance value of P (value) 0,000.) The researchers hoped in the future teenage girls can change their breakfast habit and improve their nutrition.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Anemia,Anemia remaja,Sarapan Pagi
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111006 Midwifery
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1199 Other Medical and Health Sciences
13 EDUCATION > 1399 Other Education
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Supervisor: Ayue, Heti Ira and Natalina, Riny
Depositing User: Akreditasi Kebidanan
Date Deposited: 02 Dec 2021 12:53
Last Modified: 02 Dec 2021 12:53
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1596

Actions (login required)

View Item View Item