Gambaran masalah kesehatan akibat keracunan merkuri pada masyarakat

Saputra, Elga Oktavian Cahya (2021) Gambaran masalah kesehatan akibat keracunan merkuri pada masyarakat. Karya Tulis Ilmiah, PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

[img] Text
FILE KTI ELGA OKTAVIAN CS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang : Kasus keracunan logam merkuri telah terjadi di beberapa belahan dunia, yang telah tercatat diantaranya kasus yang terjadi di Minamata yang menewaskan 111 jiwa, di Irak 35 orang meninggal 321 cidera, dan Guatemala 20 orang meninggal 45 cidera akibat keracunan merkuri. Dalam penelitian Ismawati tahun (2013) tentang titik rawan Hg di Indonesia teridentifikasi sekitar 195 ton Hg di lepas ke lingkungan di Indonesia. Merkuri dapat berpengaruh langsung dan terakumulasi pada rantai makanan sehingga di khawatirkan berdampak pada kesehatan manusia.

Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui jenis gangguan kesehatan yang dirasakan masyarakat yang tinggal didaerah aliran sungai yang tercemar limbah merkuri.

Metode Penelitian : Digunakan mesin pencarian artikel yaitu Google Scholar. Terdapat 4 penelitian yang teridentifikasi, dengan rincian 4 penelitian yang semuanya kuantitatif dipublikasi tahun 2010-2020 dengan kata kunci gambaran, kesehatan, masyarakat, keracunan, merkuri.

Hasil Penelitian : Keluhan penyakit kulit yang diderita masyarakat didaerah aliran sungai Behe sebanyak 74 (61,7%), sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai Kayeli yang menderita penyakit kulit seperti gatal-gatal 34 (50,74%). Keluhan penyakit saraf yang diderita masyarakat di daerah aliran sungai Behe sebanyak 90 (75%), sedangkan penyakit saraf yang diderita masyarakat di daerah aliran sungai Mundu menderita penyakit saraf seperti konsentrasi menurun 35 (61,4%), sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai Kayeli yang menderita penyakit saraf seperti kesemutan 11 (16,41%), dan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai Buladu menderita penyakit saraf seperti tremor 3 (15%). Keluhan penyakit organ tubuh yang diderita masyarakat di daerah aliran sungai Buladu menderita penyakit organ tubuh seperti gangguan hati sebanyak 2 (10%) dan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai Kayeli menderita penyakit organ tubuh seperti iritasi mata sebanyak 16 (23,88%).

Kesimpulan : Jadi keluhan yang dirasakan masyarakat yang berada didaerah aliran sungai adalah gangguan kesehatan kulit, gangguan kesehatan saraf, dan gangguan kesehatan organ tubuh. Keluhan yang paling banyak dirasakan adalah gangguan kesehatan kulit.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: Merkuri, Masalah Kesehatan, Masyarakat
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111005 Mental Health Nursing
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111010 Evidence-Based Nursing
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan
Supervisor: Putri, Fina Ratih Wira and Halajur, Untung
Depositing User: ELGA OKTAVIAN CAHYA SAPUTRA
Date Deposited: 06 Apr 2022 04:27
Last Modified: 06 Apr 2022 04:27
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1532

Actions (login required)

View Item View Item