Hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku ibu terhadap status gizi balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya

Alvionita, Novia (2021) Hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku ibu terhadap status gizi balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Skripsi, PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKARAYA.

[img] Text
Skripsi Novia Alvionita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Tingkat pengetahuan ibu tentang gizi sangat penting dalam meningkatkan status gizi keluarga terutama status gizi anaknya. Mulai dari menentukan, memilih, mengolah sampai dengan menyajikan menu gizi sehari-hari. WHO (World Health Organization) pada tahun 2014 memperkirakan ada 161 juta balita mengalami masalah gizi. Berdasarkan indeks BB/U pada tahun 2017 di Kalimantan tengah 5,3% balita yang berumur 0-23 bulan mengalami gizi buruk, 14,8% balita mengalami gizi kurang, 77,2% balita mengalami gizi baik, 2,8% balita mengalami gizi lebih.
Tujuan Penelitian: untuk meneliti hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan perilaku ibu terhadap status gizi pada balita usia 6-24 bulan. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian koreasional dan pendekatan cross-sectional. Sample pada penelitian ini adalah 112 ibu yang memiliki balitia usia 6-24 bulan di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi Square.
Hasil Penelitian: terdapat 75 (66,7%) balita dengan gizi baik dan 37 (33,03%) balita dengan gizi buruk, 26 (23,3%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang status gizi balita, 59 (52,7%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang status gizi balita, 27 (24,1%) responden meiliki tingkat pengetahuan yang kurang tentang status gizi balita, 57 (50,9%) responden memiliki perilaku baik tentang pemberian makanan terhadap status gizi balita, dan 55 (49,1%) responden memiliki perilaku buruk tentang pemberian makanan terhadap status gizi balita. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap status gizi balita dengan nilai sig = 0,000 (<0,05). Sedangkan didapatkan hasil tidak ada hubungan antara perilaku ibu dalam pemberian makanan terhadap status gizi balita dengan nilai sig = 0,578 (>0,005).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Tidak ada hubungan antara perilaku ibu dalam pemberian makanan terhadap status gizi balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: status gizi balita, pengetahuan ibu, perilaku ibu
Subjects: 09 ENGINEERING > 0908 Food Sciences > 090803 Food Nutritional Balance
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111704 Community Child Health
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111712 Health Promotion
09 ENGINEERING > 0908 Food Sciences
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1111 Nutrition and Dietetics
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Supervisor: Noordiati, Noordiati and Natalia, Riny and Sukriani, Wahidah
Depositing User: Novia Alvionita
Date Deposited: 29 Sep 2021 04:45
Last Modified: 29 Sep 2021 04:45
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1389

Actions (login required)

View Item View Item