Pengaruh olahan kelakai (stenochlaena palustris) terhadap kadar hemoglobin wanita

Oktavania, Yonanda (2021) Pengaruh olahan kelakai (stenochlaena palustris) terhadap kadar hemoglobin wanita. Karya Tulis Ilmiah, Kemenkes RI, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

[img] Text
KTI Yonanda Oktavania EDITAN.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

LITERATURE REVIEW : PENGARUH OLAHAN KELAKAI TERHADAP KADAR Hb WANITA
Yonanda Oktavania1, Aida Kusnaningsih2, Fina Ratih Wira3
Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya
Email : yonandaoktavan20@gmail.com

Latar Belakang : Hb rendah pada wanita lebih sering terjadi pada ibu hamil dan remaja putri. Hb rendah membuat ibu berisiko membutuhkan transfusi darah saat melahirkan karena kehilangan banyak darah dan janin akan berisiko lahir prematur dan memiliki berat badan yang tak normal. Hb rendah pada remaja putri mengakibatkan menurunnya imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas. Selama ini berkembang di masyarakat tentang peran fungsional kelakai terhadap Hb rendah karena zat besi (Fe) yang dikandungnya. Untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang masa simpan kelakai maka dibuat beberapa alternatif olahan kelakai.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh olahan kalakai terhadap kadar Hb pada wanita.
Metode Penelitian : Desain penelitian yang ditetapkan penulis berdasarkan jurnal pendukung pada Karya Tulis Ilmiah ini adalah Quasi Eksperimental. Digunakan satu mesin pencarian artikel yaitu Google Scholar dan didapatkan 3 artikel dengan desain quasi eksperimental.
Hasil penelitian : Kadar Hb mahasiswi yang mengalami anemia sebelum pemberian sirup kelakai sebesar 10.920 gr/dl, sedangkan rata-rata kadar Hb mahasiswi yang mengalami Hb rendah sesudah pemberian sirup kelakai 12.740 gr/dl dengan selisih 1.820 gr/dl. Kadar hemoglobin remaja putri rata-rata setelah dilakukan intervensi kombinasi zat besi (tablet Fe) dan sayur kelakai adalah 12.188 gr/dl dibandingkan sebelum dilakukan intervensi adalah 9.553 gr/dl dengan selisih 2.635 gr/dl. Kadar Hb ibu hamil setelah mengkonsumsi rebusan sayur kelakai sebesar 10.321 gr/dl dibandingkan sebelum mengkonsumsi rebusan sayur kelakai sebesar 9.610 gr/dl dengan selisih 711 gr/dl.
Kesimpulan : Olahan kelakai dapat meningkatkan kadar Hb yang cukup signifikan pada ibu hamil dan remaja putri. Rata-rata kadar Hb mahasiswi yang mengalami anemia sebelum dan sesudah pemberian sirup kelakai terjadi peningkatan. Kadar Hb remaja putri dalam masa menstruasi mengalami peningkatan setelah mengkonsumsi sayur kelakai yang dikombinasikan dengan sulemen zat besi (tablet Fe). Kadar Hb ibu hamil mengalami peningkatan sesudah mengkonsumsi rebusan sayur kelakai.

Kata Kunci : Kelakai, Hb, Remaja Putri, Ibu Hamil

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111007 Nursing Theory > 11100103 Nursing Education Research
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan
Supervisor: Oktavania, Yonanda
Depositing User: Yonanda Oktavania
Date Deposited: 26 Aug 2021 04:13
Last Modified: 26 Aug 2021 04:13
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1382

Actions (login required)

View Item View Item