Faktor-faktor risiko terkait dengan kejadian stunting pada balita

Diantama, Jhonatan Mei (2021) Faktor-faktor risiko terkait dengan kejadian stunting pada balita. Skripsi, PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

[img] Text
LR_Jhonatan Mei Diantama_Faktor-Faktor Risiko Terkait Dengan Kejadian Stunting Pada Balita.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan suatu keadaan atau kondisi dimana tinggi badan anak pada usia yang sama ternyata lebih pendek yang disebabkan oleh berbagai macam faktor. Ada berbagai dampak yang dapat ditimbulkan dari terjadinya stunting pada anak. Diantaranya terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme dalam tubuh. Selain dampak tersebut stunting juga dapat menimbulkan dampak jangka panjang seperti menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit, dan resiko tinggi untuk munculnya penyakit diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas pada usia tua.

Tujuan Penelitian : Tujuan literature review ini adalah untuk menganalisa faktor-faktor yang terkait dengan stunting pada balita.

Metode Penelitian : Literature Review dilakukan melalui pencarian jurnal artikel yang sesuai dengan topik yang diambil. Pencarian jurnal artikel yang digunakan dalam Literature ini berasal dari database Pubmed dan GARUDA dengan menggunakan kata kunci sebagai berikut: “faktor-faktor” dan “stunting” dalam Bahasa Indonesa dan Inggris. Sepuluh artikel jurnal dipilih berdasarkan kriteria inklusi sebagai berikut: tahun publikasi dari 2017-2020, membahas tentang analisis faktor-faktor stunting yang terjadi pada balita, artikel berbahasa Inggris dan Indonesia, memiliki desain studi kuantitatif dan cross sectional memiliki teks lengkap dan open access. Pencarian artikel dilakukan pada bulan Januari-Februari 2021.

Hasil Penelitian : Berdasarkan 10 artikel penelitian yang telah dianalisis, usia anak, status kekayaan sebuah keluarga, pemberian ASI eksklusif, status pendidikan ibu dan riwayat menderita penyakit infkesi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting pada balita.

Kesimpulan : Dalam literature review ini ditemukan bahwa ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita seperti usia anak, status kekayaan sebuah keluarga, pemberian ASI eksklusif, status pendidikan ibu dan riwayat menderita penyakit infkesi Diantara kelima faktor yang dibahas status pendidikan ibu memiliki besar risiko tertinggi yaitu 3,69 kali lebih berisiko untuk terjadinya stunting di Ethiopia, sedangkan pemberian ASI eksklusif memiliki risiko tertinggi yaitu 5,9 kali lebih berisiko untuk terjadinya stunting di Indonesia.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Balita, Faktor Risiko, Stunting
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases > 111818 Nutritional and Metabolic Diseases
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases > 111818 Nutritional and Metabolic Diseases > 11181802 Nutrition Disorders
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma IV Keperawatan
Supervisor: Warastuti, Widya and Heriteluna, Marselinus
Depositing User: Jhonatan Mei Diantama
Date Deposited: 13 Apr 2022 07:52
Last Modified: 13 Apr 2022 07:52
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1208

Actions (login required)

View Item View Item