Gambaran pengetahuan keluarga terhadap pencegahan penularan tb paru

Safitri, Fingky (2021) Gambaran pengetahuan keluarga terhadap pencegahan penularan tb paru. Karya Tulis Ilmiah, PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

[img] Text
KTI FINGKY PDF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Tuberculosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TB dapat ditularkan melalui droplet dari orang yang positif terinfeksi. World Health Organization (WHO) melaporkan pada tahun 2017, terdapat sebanyak 10,4 juta kasus insiden TBC yang setara dengan 120 kasus per 100.000 penduduk. Pada tahun 2016 sebagian besar estimasi insiden TBC terjadi di kawasan Asia Tenggara (45%), dimana Indonesia merupakan salah satu negara di dalamnya yang berarti Indonesia memiliki permasalahan besar dalam menghadapi penyakit TBC. Keluarga menjadi orang terdekat yang risiko tertular dari penderita TB kemungkinan sangat tinggi, hal itu disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang pencegahan penularan dari Tuberculosis (TB). Oleh karena itu, keluarga berperan penting dalam pencegahan penularan TB Paru karena selain mengawasi pasien untuk meminum obat, salah satu tugas keluarga adalah melakukan perawatan bagi anggota keluarga yang sakit dan mencegah penularan pada anggota keluarga yang sehat.

Tujuan Penelitian : Untuk mengidentifikasi pengetahuan keluarga tentang pencegahan penularan TB Paru.

Metode Penelitian : Digunakan satu mesin pencarian artikel yaitu Google Scholar. Terdapat 1 jenis penelitian yang diidentifikasi, yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.

Hasil penelitian : Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan bahwa pengetahuan keluarga tentang pencegahan penularan TB Paru kurang. Hal ini berhubungan dengan pendidikan dan usia dari keluarga, semakin tinggi pendidikan seseorang akan semakin mudah untuk menerima informasi dan semakin bertambahnya usia seseorang maka pola pikirnya semakin berkembang sehingga pengetahuan yang diperoleh semakin baik, akan tetapi pada umur tertentu, bertambahnya proses perkembangannya mental ini tidak secepat seperti ketika berumur belasan tahun sehingga pada salah satu penelitian responden yang berusia ˃35 tahun tidak memiliki pengetahuan tentang pencegahan penularan TB Paru.

Kesimpulan : Kesimpulan dari ketiga Jurnal pengetahuan keluarga dalam mencegah penularan TB Paru masih kurang, keluarga dengan pendidikan rendah memiliki pengetahuan yang kurang, dan keluarga dengan usia dewasa akhir memiliki pengetahuan yang kurang. Keluarga adalah populasi yang memiliki resiko tinggi dan terbesar mengalami penularan terhadap penyakit TB Paru karena kontak rumah dengan pasien dan keluarga memegang peranan penting dalam upaya mencegah penularan penyebaran TB Paru.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: pengetahuan, keluarga, pencegahan TB Paru
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111707 Family Care
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111712 Health Promotion
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1118 Diseases
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan
Supervisor: Yeyentimalla, Yeyentimalla and Kusnaningsih, Aida
Depositing User: FINGKY SAFITRI
Date Deposited: 26 Aug 2021 04:03
Last Modified: 06 Apr 2022 04:44
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1135

Actions (login required)

View Item View Item