Hubungan dukungan suami terhadap tingkat depresi postpartum

Sirait, Marina Elvarida (2021) Hubungan dukungan suami terhadap tingkat depresi postpartum. Karya Tulis Ilmiah, PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN, POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA.

[img] Text
MARINA KTI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)

Abstract

Latar Belakang: Depresi postpartum menyebabkan ibu mengalami kesulitan dalam mengasuh serta menjalin ikatan emosional yang memadai terhadap bayi maupun anaknya yang lain, menimbulkan kecemasan atau stres pada semua anggota keluarga, dan sering menimbulkan kesulitan dalam komunikasi antar sesama anggota keluarga. Memengaruhi sistem keluarga hingga menyebabkan perceraian.Faktor yang memengaruhi depresi postpartum adalah dukungan sosial, pendidikan, jenis persalinan, dan status sosial ekonomi.Kemudian faktor yang menunjukkan keberhasilan dalam penanganan depresi postpartum adalah hipnoterapi, psikoedukasi, dan sistem dukungan yang kuat dan konsisten.Sistem dukungan dipercaya sebagai faktor utama keberhasilan penanganan depresi postpartum.Namun dukungan yang sangat diharapkan ibu adalah dukungan dari suaminya.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap tingkat depresi postpartum.
Metode Penelitian: Menggunakan 2 mesin pencari yaitu Google Scholar dan Neliti. Dan dengan kata kunci yang telah ditentukan, didapatkan 30 jurnal penelitian.Kemudian berbasiskan kriteria inklusi dan eksklusi, sebanyak 20 jurnal dihapus karena tidak relevan.Tersisa 10 jurnal yang kemudian dinilai kelayakannya.Dari 10 jurnal, kini hanya tersisa 5 untuk diuji kualitasnya dengan menggunakan critical appraisal. Kemudian didapatkanlah hasil akhir jurnal penelitian yang dibahas dalam literature review sebanyak 3 jurnal penelitian kuantitatif.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menyatakan bahwa dari 50 responden, terdapat 17 responden (34%) yang mengalami depresi pasca melahirkan. Dari 17 responden yang mengalami depresi pasca melahirkan 5 responden (29,4%) dengan dukungan baik dari suami. Dan 12 responden lainnya (70,6%) dengan dukungan yang kurang baik dari suami. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang mengalami depresi postpartum tidak mendapatkan dukungan yang baik dari suami.Dukungan suami memengaruhi rendahnya depresi pasca melahirkan.Adanya hubungan negatif sebesar -0,842 diantara dukungan suami dengan depresi pasca melahirkan.Hubungan negatif tersebut berarti bahwa semakin tinggi dukungan suami kepada istri setelah melahirkan maka semakin rendah depresipasca melahirkan.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan suami dengan risiko terjadinya depresi pada ibu postpartum.

Item Type: Tugas Akhir Mahasiswa (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: Dukungan Suami, Depresi Postpartum
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1114 Paediatrics and Reproductive Medicine > 111404 Reproduction
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170105 Gender Psychology
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1116 Medical Physiology
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan
Supervisor: Yeyentimalla, Yeyentimalla and Purba, Maria Magdalena
Depositing User: MARINA ELVARIDA SIRAIT
Date Deposited: 26 Aug 2021 04:03
Last Modified: 26 Aug 2021 04:03
URI: http://repo.poltekkes-palangkaraya.ac.id/id/eprint/1130

Actions (login required)

View Item View Item